Selasa, 14 Desember 2021

EKOLOGI

EKOLOGI: PENGERTIAN, DEFINISI PARA AHLI, ISTILAH-ISTILAH, RUANG LINGKUP, ASPEK DAN PRINSIP, MANFAAT, JENIS, SERTA CONTOH

A. Pengertian Ekologi

     Secara umum, pengertian ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang hubungan timbal balik antara suatu organisme dengan lingkungannya. Ekologi juga dapat diartikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari tentang interaksi makhluk hidup atau kelompok makhluk hidup dengan lingkungannya. Istilah ekologi seringkali dianggap sebagai istilah asing yang jarang didengar oleh masyarakat. Bahkan, kebanyakan orang menganggap ekologi sama dengan ekosistem, padahal sebenarnya berbeda.

      Ecology/ekologi, diperkenalkan oleh seorang ahli biologi dari Jerman yang bernama Ernst Heinrich Philipp August Haeckel atau biasa dikenal sebagai Ernst Haeckel. Secara etimologis, ekologi berasal dari bahasa Yunani yaitu oikos dan logos. Oikos memiliki arti sebagai habitat sedangkan Logos berarti ilmu. Maka jika ditelusuri lebih lanjut, ekologi memiliki arti sebagai ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara sesama organisme serta hubungan antara organisme dengan lingkungannya. Pengertiannya pun beragam, karena beberapa ahli memiliki pengertian yang berbeda-beda.

B. Ekologi Menurut Definisi Para Ahli

      Selain definisi umum mengenai ekologi ada juga definisi ekologi yang dikemukakan menurut para ahli, untuk lebih jelasnya berikut ini:

1) Menurut Miller (1975)

Menurut definisi Miller mengenai pengertian ekologi yang menyatakan bahwa ekologi ialah ilmu tentang hubungan timbal balik antara organisme dan sesamanya serta dengan lingkungan tempat tinggalnya.

2) Menurut Otto Soemarwoto

Menurut Otto Soemarwoto pengertian ekologi ialah ilmu tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

3) Menurut C. Elton

Ekologi ialah ilmu yang mengkaji sejarah alam atau perkehidupan alam secara ilmiah.

4) Menurut Resosoedarmo

Menurut definisi Resosoedarmo yang menyatakan bahwa pengertian ekologi ialah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

5) Menurut Andrewartha

Menurut Andrewartha pengertian ekologi ialah ilmu yang membahas penyebaran dan kemelimpahan organisme.

6) Menurut Krebs

Menurut Krebs pengertian ekologi ialah ilmu pengetahuan yang mengkaji interaksi-interaksi yang menentukan penyebaran dan kemelimpahan organisme.

7) Menurut Eugene P. Odum

Menurut Odum ekologi ialah kajian terstruktur dan fungsi alam, tentang struktur dan interaksi antara sesame organisme dan lingkungannya.

8) Ernst Haeckel (1834 – 1914)

Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.

C. Istilah-Istilah Dalam Ekologi

1. Ekosistem adalah sekumpulan beberapa komunitas yang saling berinteraksi membentuk suatu sistem ekologi. Contoh ekologi air laut, ekologi daratan tinggi, ekologi hutan tropis, dll

2. Bioma adalah sekumpulan beberapa komunitas yang saling berinteraksi membentuk suatu sistem ekologi yang khas sesuai dengan iklim daerah tertentu. Contohnya bioma tundra, bioma gurun, dll.

3. Individu adalah makhluk tunggal dan dapat hidup dengan sendiri. Contohnya seekor anak singa, seorang anak laki-laki,sepohon jati,dll.

4. Populasi adalah sekumpulan individu sejenis yang hidup pada daerah tertentu atau habitat terntu. Contohnya sekumpulan harimau, sekolompok anak di halaman, beberapa ayam, dll.

5. Komunitas adalah sekumpulan populasi berbagai jenis makhluk hidup yang hidup bersama di suatu habitat tertentu. Contohnya populasi katak, ikan, kerbau, tikus, ular dan padi membentuk komunitas sawah.

6. Lingkungan adalah segalah sesuatu yang berada sekitar kita atau makhluk hidup. Lingkungan terbagi dalam 2 macan yaitu:

  • Lingkungan abiotik merupakan lingkungan yang terdiri dari benda mati atau tidak hidup.
  • Lingkungan biotik merupakan lingkungan yang terdiri dari makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan.

7. Simbiosis adalah hubungan antara 2 makhluk hidup atau lebih yang berbeda jenis.

8. Simbion adalah makhluk hidup yang melakukan atau membentuk simbiosis.

9. Simbiosis parasitisme adalah hubungan antara 2 makhluk hidup yang satu menguntungkan dan yang satunya merugikan tang lain.

10. Simbiosis komensalisme adalah hubungan antara 2 makhluk hidup yang satu menguntungkan dan satunya tidak merugikan yang lain.

11. Simbiosis mutualisme adalah hubungan antara 2 makhluk hidup yang saling menguntungkan satu sama lain.

12. Produsen adalah makhluk hidup penghasil bahan organik/makanan yang dibutuhkan oleh makhluk hidup yang lain untuk kelangsungan hidupnya.ciri produsen adalah yang mempunyai klorofil.

13. Konsumen adalah makhluk hidup pemakai bahan organik yang dihasilkan oleh produsen untuk menjamin kelangsungan hidupnya.

14. Pengurai atau dekomposer adalah makhluk hidup yang dapat menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang sudah mati (menjadi sampah dan bangkai) menjadi komponen penyusun tanah.

15. Organisme autotror adalah organisme yang dapat membuat/menghasilkan bahan organik sendiri yang dibuat dari bahan-bahan anorganik yang berasal dari lingkungannya.

16. Organisme heterotrof adalah organisme yang tidak dapat membuat/menghasilkan bahan organik sendiri.

17. Adaptasi adalah proses penyesuaian diri makhluk hidup dengan lingkungannya.

18. Adaptasi morfologi adalah penyesuaian makhluk hidup dengan lingkungannya berdasarkan bebtuk atau alat tubuh.

19. Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian makhluk hidup dengan lingkungannya berdasarkan fungsi organ tubuh.

20. Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian makhluk hidup dengan lingkunganya dengan memperlihatkan tingkah lakunnya.

D. Ruang Lingkup Ekologi

   Ilmu ekologi secara umum mempelajari tentang interaksi organisme dengan lingkungan hidup di sekitarnya. Ruang lingkup ekologi pada dasarnya terbatas pada beberapa hal, seperti misalnya individu, populasi, komunitas, ekosistem, dan biosfer.

1) Individu

Individu merupakan satuan organisme dari setiap jenis atau spesies tertentu pada suatu lingkungan. Contoh individu adalah seorang manusia, seekor ikan, seekor burung, dan lain sebagainya.

2) Populasi

Populasi adalah suatu kelompok dari individu-individu sejenis yang berada di suatu tempat tertentu dan pada waktu tertentu. Contoh dari populasi adalah populasi manusia, populasi burung, populasi rumput, dan masih banyak lagi populasi lainnya.

3) Komunitas

Komunitas adalah suatu kelompok makhluk hidup yang terdiri atas beberapa populasi dan saling melakukan interaksi antara satu dengan yang lainnya pada suatu tempat dan waktu tertentu. Contoh komunitas, misalnya komunitas padang rumput. Pada komunitas padang rumput terdapat populasi rumput, populasi belalang, populasi burung, populasi ular, dan populasi lainnya.

4) Ekosistem

Ekosistem adalah suatu kondisi terjadinya hubungan timbal balik dan hubungan saling ketergantungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Contohnya seperti ekosistem hutan dan ekosistem air laut.

5) Biosfer

Biosfer adalah tingkatan organisasi biologi yang paling besar dan di dalamnya terdapat semua kehidupan yang ada di bumi. Di dalam biosfer terdapat pula interaksi antara lingkungan fisik secara keseluruhan.

E. Aspek dan Prinsip Ekologi

      Dari pengertian ekologi dan ruang lingkup untuk mempelajari interaksi makhluk hidup dan lingkungannya, terdapat beberapa aspek dan prinsip yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Aspek Utama Ekologi, aspek penting dalam mempelajari ekologi adalah:

  • Studi mengenai hubungan organisme/kelompok organisme dengan lingkungannya.
  • Studi mengenai hubungan organime/kelompok organisme dengan lingkungannya.
  • Studi mengenai struktur dan fungsi alam.

2. Prinsip Utama Ekologi, prinsip dalam ekologi meliputi sebagai berikut:

  • Adanya interaksi (interaction)
  • Adanya saling ketergantungan (interdependence)
  • Adanya keanekaragaman (diversity)
  • Adanya keharmonisan (harmony)
  • Adanya kemampuan berkelanjutan (sustainability)

F. Manfaat Ekologi

      Ekologi memiliki banyak manfaat bagi manusia dan lingkungan hidup. Berbagai manfaatnya adalah sebagai berikut:

1) Mengenal Keanekaragaman Hayati

      Ekologi memberikan manfaat kepada manusia dalam memahami berbagai makhluk hidup serta hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Misalnya, mengenai bagaimana seekor unta dapat bertahan hidup pada lingkungan kering dan bersuhu tinggi dan bagaimana seekor pinguin dapat bertahan hidup di lingkungan dengan suhu yang dingin.

2) Mengenal Perilaku Makhluk Hidup

     Ekologi memberikan manfaat kepada manusia untuk mengenal perilaku makhluk hidup dan hubungannya dengan lingkungan. Misalnya, sistem sonar pada kapal selam yang meniru indera dari hewan kelelawar dan lumba-lumba sehingga dapat bermanfaat bagi manusia untuk menentukan target atau lokasi.

3) Mengetahui Peran Manusia Terhadap Lingkungan

   Ekologi membuat manusia lebih mengetahui peran manusia terhadap lingkungannya. Seperti contohnya produk DDT yang bertujuan untuk memberantas hama, ternyata dapat mencemari lingkungan manusia dan juga organisme lainnya.

4) Pemetaaan Konsumsi Pangan

      Ekologi berguna untuk memetakan konsumsi pangan dan mengetahui struktur serta skala pangan dari setiap makhluk hidup. Misalnya, tumbuhan sebagai produsen dan hewan herbivora sebagai konsumen tingkat I. Selain itu, hewan karnivora berkedudukan sebagai konsumen tingkat II dan manusia sebagai konsumen tingkat III. Setelahnya, masih ada lagi hewan pengurai dan hasil dari pengurai tersebut dikonsumsi kembali oleh produsen sebagai sumber energi.

5) Solusi Masalah Pertanian

     Ekologi dapat memecahkan berbagai macam masalah pertanian. Seorang petani membutuhkan beberapa mikroba yang dapat menghasilkan nitrat dan ammonium untuk menjaga kesuburan tanah.

6) Solusi Masalah Energi

     Ekologi berguna untuk membantu manusia memastikan adanya ketersediaan energi untuk menunjang kehidupannya. Misalnya, penggunaan energi alternatif dari tenaga surya dengan tujuan untuk menghasilkan energi listrik.

7) Solusi Masalah Kesehatan

    Ekologi membantu manusia untuk memecahkan berbagai masalah kesehatan. Melalui ekologi maka manusia dapat mengetahui mengenai penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Kondisi ini dapat diatasi dengan cara penanganan tertentu, misalnya dengan cara menguras tempat penampungan air agar nyamuk tidak bertelur di genangan air.

G. Jenis Ekologi

Ada beberapa jenis ekologi yang diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, yaitu:

1) Ekologi manusia adalah cabang ekologi dengan fokus mempelajari tentang keadaan lingkungan hidup manusia.

2) Ekologi tumbuhan adalah cabang ekologi yang mempelajari tentang tumbuhan sebagai suatu organisme dan memusatkan tumbuhan itu sendiri sebagai fokus dengan mengabaikan hewan dan manusia.

3) Ekologi hewan memusatkan fokus pada hewan sebagai suatu organisme dengan mengabaikan manusia dan tumbuhan.

4) Ekologi perairan, yaitu ilmu yang mempelajari hubungan antara organisme dengan lingkungan perairan, sepert sungai, waduk, muara dan laut.

5) Ekologi habitat adalah cabang ekologi yang memusatkan fokusnya pada pembahasan mengenai sifat dari suatu habitat.

6) Ekologi populasi adalah cabang ekologi yang berfokus mempelajari berbagai hubungan antara kelompok organisme dan jumlah individu. Ekologi populasi juga mempelajari faktor penentu besarnya suatu populasi beserta penyebarannya.

7) Ekologi sosial adalah cabang dari ekologi yang mempelajari hubungan antara manusia dengan lingkungan alam dan teknologi yang ada di sekitarnya.

8) Ekologi bahasa mempelajari dan juga melakukan penyelidikan terhadap hubungan antara bahasa dengan lingkungan manusia.

9) Ekologi antariksa mempelajari tentang ekosistem yang dapat menopang kehidupan manusia selama ada dalam penerbangan antariksa.

Jenis-jenis ekologi tersebut tentu dapat dipelajari sesuai dengan kebutuhan, sehingga pada akhirnya dapat digunakan untuk menjadikan kehidupan yang lebih baik.

H. Contoh Ekologi

     Melalui pendekatan ekologi, manusia dan makhluk hidup lainnyya akan memperoleh manfaat dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:

1. Ekologi Sebagai Studi Komplek Mengenai Interaksi Makluk Hidup

        Berkat pembelajaran mengenai ekologi, kita dapat mengetahui jenis organisme individu, populasi spesies tungga, komunitas spesies ganda, hingga ekosistem bumi secara menyeluruh. Dalam studi ekologi juga bisa digunakan untuk menguji kerangka waktu yang berbeda, mulai interaksi jangka pendek berdasarkan detik ke menit hingga perspektif lebih panjang seperti sejarah bumi selama 4,5 miliar tahun. Melalui penelitian ekologi, akan diperoleh kesimpulan jika bahan dan energi mengalir melalui berbaga sistem di bumi, dimana terjadi interaksi antara organisme dan lingkungan secara dua arah, yaitu lingkungan memengaruhi organisme dan sebaliknya.

2. Upaya Pelestarian Lingkungan

        Dengan ilmu ekologi, kita bisa memahami sebab akibat suatu kegiatan terhadap lingkungan. Oleh sebab itu, studi ini dapat membantu manusia dalam mengupayakan konservasi terhadap spesies-spesies tertentu. Ekologi menunjukkan sejauh mana kerusakan lingkungan serta memberikan prediksi mengenai tingkat kerusakan yang terjadi.

3. Meningkatkan Konservasi Energi

        Konservasi energi dan ekologi memiliki keterkaitan sehingga membantu kita untuk memahami kebutuhan energi terhadap lingkungan. Melalui hal ini, manusia dapat mengambil keputusan tentang pengelolaan dan penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien.


Demikianlah pembahasan mengenai Pengertian, Definisi Para Ahli, Istilah-Istilah, Ruang Lingkup, Aspek dan Prinsip, Manfaat, Jenis, Serta Contoh Ekologi. Semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan teman-teman semua, terima kasih banyak atas kunjungannya 😊😊.


Berikut ini saya lampirkan file pdf yang dapat teman-teman unduh dan dapat dijadikan sebagai materi pembelajaran berkaitan dengan Ekologi:



Dan dibawah ini juga saya lampirkan video yang dapat teman-teman tonton untuk menambah wawasan mengenai materi Ekologi:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

EKOLOGI

EKOLOGI: PENGERTIAN, DEFINISI PARA AHLI, ISTILAH-ISTILAH, RUANG LINGKUP, ASPEK DAN PRINSIP, MANFAAT, JENIS, SERTA  CONTOH A. Pengertian Ekol...